Adventure of Deja Vu Part 2

Road to Mushroom Kingdom

Saat aku dan Abdul berada di kapal. Aku mencari kamar untuk digunakan agar bisa beristirahat. Mungkin dipikiranku terlintas, pastinya perjalanan menuju ke Mushroom Kingdom tentunya akan memakan waktu yang begitu lama. Jadinya aku dan Abul mencari kamar terlebih dahulu. Aku mencari kamar di ruangan bawah kapal dan menempati di kamar nomor 3 dari kanan tangga menuju ke lantai atas kapal. Dengan ruangan yang berkayu seperti ini, kamar ini terdiri dari 2 tempat tidur, meja, lampu, dan lemari. Sambil beristirahat disitu dan berbincang seikit dengan Abdul, aku dan Abdul menjelajah tempat-tempat yang ada di kapakl itu. Dalam penjelajahan kali ini, saya sering melihat Gentong dan tali Rapia. Begitu juga Harta Karun yang tidak bisa dibuka. Aku berpikir bahwa harta karun tersebut tidak memiliki isi karena sudah lama Harta Karun tidak dibuka sehingga sangat keras untuk dibuka. Kemudian, di atas kapal kita bisa melihat orang-orang seang berbicara dan melihat pemandangan indahnya laut. Aku sempat menemukan sennjata pistol yang digunakan untuk Abdul yaitu Bitgun. Senjata yang sama seperti Pistol (Gun) hanya saja terdapat 2 lubang amunisi dan serangann yang ada. Kemudian aku juga sempat menemukan beberapa uang yang ada di gentonjg dan tali rapia. Aku dan Abdul sempat berbicara kepaa seseorang. Bahwa kebanyakan orang tersebut penasaran dengan Mushrrom Kingdom, adapun yang sedang romantisan melihat pemandangan laut yang indah, dan aapun orang yang menjelaskan mengenai Mushroom Kingdom. Kata seseorang yang aku temui bahwa Mushrrom Kingdom itu merupakan kerjaan jamur dimana orang-orang itu mirip dengan jamur. Jadi setengah jamur, setengah manusia. Dan yang paling hebohnya, bahwa kerajaan tersebut dikuasai oleh Princess Peach yang cantik. Tapi sayagnya juga, banyak sekali orang yang mengincar dia karena kecantikannya. Adapun juga kerajaan itu sering bermasalah karena banyak sekali orang yang mengincar Ratu itu. Orang yang selalu mengcarnya itu ialah Bowser kiarena dia ingin menikah dengannya.




Kalau aku pikirkan dan sedikti berbincang kepaa Abdul. Ini masih bertana misterius baagiku, kenapa kerajaan itu selalu kena masalah. Belum lagi kitanya juga belum mengetahui tempatnya itu seperti apa. Jadinya sambil kita kembali kekamar dan berbincang lagi, juga sambil istirahat. Namun sebelum istirahat, aku dan Abdul mendegar suara Kapten Kapal membunyikan suara dan peringatan bahwa ada Bajak Laut mulai menyerang kapal ini. Akhirnya banyak orang yang panik karena kedatang bajak laut. Semua orang menyembunyikan diri dibawah kapal. Dan ada sebagian yang bersembunyi diatas kapal. Untukku dan Abdul, tidak tinggal diam untuk melawan Bajak Laut dan membasmi mereka. Dengan di bantu beberapa awak kapal dan penjaga keamanan kapaleneluarkan meriamnya dan aku kira yang mereka keluarkan bola meriam. Melainkan bajak lautnya. Ternyata ini merupakan monster Bajak Laut, bernama Spear Pirate. Musuh ini Kecil, membawa senjata Spear (Tombak), berpakaina bajak laut, bentuknya bulat seperti monster bola. Kami melawan monster itu dengan beberapa kali serangan, adapun muncul lagi monster yang sama dengan jumlah yang sedikit banyka dan bertambah banyak. Dari pertama kali lawan monster itu terdiri dari 1 monster, kemudian jadi 2, 3, 4 hingga 5 karena jika yang satu kalah maka muncul lagi ditembaki oleh meriam bajak laut itu. Saat kami berhasil mengalahkannya sampai urutan ke 5 monster, tiba-tiba muncullah Big Spear Pirate yang ukurannya 2x lebih besar dari Spear Pirate. Memang melawannya saja harus menghindari tombakannya itu, tapi mudah utnuk diserang karena tombaknya sering dilempar hingga terkena kami. Untungnya kami bisa menghhindari walau hampir terluka karena serangan itu. Dalam beberapa kali serangan monster itu bisa dikalahkan dengan mudah. Kapal Bajak Laut itu tiba-tiba mendekat ke Kapal ini. Semua orang yang ada di Kapal menyembunyikan diri dan Aku dan Abdul berdiri di tengah kapal persiar ini. Saat kapal bajak laut itu mendekat, keluarlah kapten bajak laut itu. Dia adalah seorang perempuan yang menguasai perairan bajak laut itu. Inilah percakapannya.

Kapten : ”ARGH !!!! Kau........ Menghancurkan anak buahku ????”
Dwi : “Hey kau, kenapa kau menyerang kapal ini ??”
Kapten :”Oh.... kau tau kenapa ? Aku mencari barang berharga di kapalmu. Dan emas-emas dikapalmu itu, berikanlah kepadaku sekarang !! ATAU terpaksa aku akan menghancurkan kapalmu.”
Dwi : ”Hey kapten, kalau kamu mencari emas, disini bukan kapal bajak laut kali.... Ini kapal penumpang yang baru.”
Kapten : ”Oh yeah ? Kau serius ?”
Dwi : ”Ya iyalah. Kau gak sadar apaa ? Kalau kapal ini adalah kapal penumpang yang berasal dari Desa Restaired dan menuju ke Musshroom Kingdom karena ini baru pembukaan jalur saja.”
Kapten : ”Oh, aku mengerti. Tapi suatu saat, aku akan mengincar kapalmu kalau ada emas di kapalmu itu.”
Dwi : ”Ya ampun, dibilangin berapa kali tetap saja kamu gak percaya. Kapal ini gak pernah nyimpan emas sekalipun kecuali harta karun yang kosong.”
Kapten : ”Harta karun ? Berikan harta karun itu kepadaku. Atau, aku terpaksa memanggil anak buahku untuk membunuhmu.”
Dwi : ”Ih.... dibilangin harta karun itu kosong tau di kapal ini.....”
Kapten : ”Ah... cepetan ambil harta karun itu atau aku panggil sekarang nih untuk membunuhmu.”
Dwi : ”Ya udah deh. Dul, ayo kita bawa harta karun yang kosong yang kita temukan itu.”
Abdul : ”Ayo daripada kita dibunuh sama mereka.”

Akhirnya aku dan Abdul dengan segera mengambil harta karun itu di tempat dimana aku dan Abdul melihat harta karun yang kosong itu. Yaitu berada di bawah kapal ini. Kami membawakan harta kosong itu dan memberikan kepada Kapten Bajak Laut itu. Banyak sekali orang yang ketakutan terhadap Kapten itu. Setelah kami membawakannya, kami memberikan kepada kapten tersebut.

Dwi : ”Hey Kapten Aneh, nih harta karun yang kau inginkan !” (Sambil meleparkan ke kapal kapten tersebut)
Kapten : ”Hey, berhenti memanggilku kapten aneh. Tapoi terima kasih atas harta karunmu itu.”
Dwi : ”Memang kapten mau dipanggil apa lagi ?”
Kapten : ”Panggil saja aaku kapten yang kuat, pintar, cantik, dan seksi ini.”
Abdul : ”Ah... lagamu kapten.”
Kapten : ”Hehey, siapa lagi selain kapten yang super cantik di hadapan kalian ini yang perkasa ini. Okay terima kasih atas harta karun kalian.... Bye-bye”

Kapten tersebut langsung pergi namun dia melupakan sesuatu dan ingin memperkenalkan dirinya di hadapan kami.

Kapten : ”Oh ya, aku lupa sesuatu. Bagi kamu yang ingin minta tanda tangan dariku, ingin naksir aku dan ingin membantuku jadi bajak laut yang bisa menguasai laut. Silahkan kamu datang ke aku, namaku Captain Syrup. ”
Dwi : ”Beuh, kecantikanmu gak bisa mempengaruhi aku tau.”
Kapten : ”Hohoho, begitu ya ? Paling aku bisa menghipnotismu suatu saat. Okay Adios semuanya.”

Akhirnya Kapal Bajak Laut itu meninggalkan dan menjauhi kapal ini. Dan akhirnya, semua orang keluar dari tempat persembunyiannya dan memberikan sorakan dan kegembiraan kepada kami karena telah mengusir mereka dari ancaman mereka walau terpaksa menghilangkan harta karun kosong yaang tak berguna itu. Dan Kapten kapal tersebut memberikan kami ’Medal Penyelamatan Kapal Kunjungan Baru’

Aku dan Abdul merasa bahagia dengan hadiah dari mereka dan kapten itu dan bersyukur dengan pujioan dari orang-orang itu. Kami langsung kembali ke kamar yang ada di bawah kapal. Dan beristirahaat sejenak sambil menunggu kapal berhenti di tempat tujuan. Aku dan Abdul sambil berbincang sedikit mengenai Captain Syrup itu.

Abdul : ”Dwi, aku merasa aneh dan lucu dengan si Captain Syrup itu.”
Dwi : ”Memang kenapa ?”
Abdul : ”Kelihatannya dia Captain yang tidak bisa bersabar dan selalu ingin berkuasa dan ingin menang.”
Dwi : ”Memang sih, biasanya sikap sang kapten suka seperti itu.”
Abdul : ”Dia itu Kapten Perempuan, tapi sikapnya bloon.”
Dwi : ”ahaha, yeah aku tau. Dia mau-mau aja minta harta karun yang kosong itu. Sudah tau harta itu isinya kosong.”
Abdul : ”Iya, anak buahnya kecil-kecil semua dan unik. Tapi mengapa mereka mau saja dengan dia ya ?”
Dwi : “Mungkin di pikiranku anak buahnya itu mau karena akibat hipnotis kecantikannya itu supaya mau menuruti apa yang di inginkan si Kapten itu.”
Abdul : “Hipnotis Kecantikan ?”
Dwi : “Aku mendapatkan info ini dari si Movie, skill ini hanya bisa di dapat oleh perempuan yang mempunyai kecantikan berlebih. Sehingga baik, orang itu tertarik atau tidak, perempuan yang mengeluarkan sihir ini akan membuat orang yang terkena sihir ini akan mau menuruti apa yang diinginkan si perempuan itu. Jadi hati-hati saja dengan sihir seperti ini.”
Abdul : “Wow, selama aku menjelajah dan berburu aku belum menemui monster yang seperti ini.”
Dwi : ”Dulu pas aku pertama kali masuk ini, ada saja orang perempuan atau monster perempuan yang menghipnotisku dengan sihir seperti ini. Dan untungyaa rekasi seperti ini tidrak terlalu lama. Kalau lama bisa saja aku mati duluan oleh mereka.”
Abdul : “Lalu apakah ada obat untuk menyembuhkannya ?”
Dwi : “Ada, seperti Pancacea, Bandul Kembali, dan beberapa aalat dan obat lainnya.”
Abdul : “Wah ternyata kalau begini agak susah juga melawan perempuan yang mempunyai keahlian seperti itu.”
Dwi : “Betul sekali. Itulah mengapan kekuatan perempuan itu justru lebih kuat dibandingkan laki-laki. Tetapi soal Kekuatan dan Teknik sih masih Perempuan lebih handal di Teknik dibandingkan Kekuatan. Perempuan itu lemah sehingga dia mudah mengeluarkan jurus seperti itu.”
Abdul : “Hm.... aku ingin membandingkan perempuan yang kita temui di Goa Restaire dengan temanmu si Movie itu. Apakah mereka mempunyai sihir hipnotsi seperti itu ?”
Dwi : “Aku kurang tau soal skill mereka tentang hipnotis itu. Apalagi dengan si Kasfrix. Soalnya aku belum pernah di hipnotis oleh si Movie dengan skill Hipnotis Kecantikan itu.”
Abdul : “Wow... tapi kayanya aku gak tertarik dengan mereka. Bagaimana denganmu ?”
Dwi : “Aku juga sama, soalnya aku belum pernah tertarik dengan kecantikan perempuan kecuali dengan hipnotis mereka. Jadi hati-hati denagn kemampuan seperti ini.”
Abdul : “Okay. Lebih baik kita istirahat dulu yuk sambil kapal ini sampai ditempat tujuan ?”
Dwi : “Okay.”

Kemudian aku dan Abdul beristirahat sejenak. Setelah istirahat, kami langsung ke atas kapal dan kami mendapatkan kabar dari mereka bahwa kapal ini akan tiba di Mushroom Kingdom. Beberapa saat kemudian, teriakan sang pemandang kapal bahwa Mushroom Kingdom telah tiba. Dan beberapa saat kemudian kapalpun tiba di pelabuhan Mushroom Kingdom.

Aku dan Abdul bergegas membawakan perlengkapan dan turun dari kapal. Kami turun di pelabuhan Mushroom Kingdom dan berjalan sambil menjelajah Mushroom Kingdom ini. Kami melihat Mushrrom Kingdom meruapakan tempat dimana orang-orang disni berbentuk seperti Jamur campur Manusia yang berbadan kecil dan sedikit gemuk. Walau memang diantara mereka itu sama. Dan berbeda dari bentuk wajahnya saja dan warna jamur itu. Aku bertanya kepada orang yang ada ditempat itu dan menanyai tempat ini. Tempat ini bernama Kota Mushroom Kingdom. Kota Mushroom Kingdom ini merupakan tempat pusatnya kerajaan Jamur. Tempat ini dikuasai oleh Princess Peach. Untuk menuju ke istana Kerajaan Jamur ini, kami hanya berjalan terus secara lurus dan menemui gerbang menuju Istana Jamur itu. Sebelum kami kesana, kami menjelajah tempat ini. Aku menjelaskan bahwa tempat ini unik sekali dan belum pernah aku lihat sama sekali saat aku berada di dunia Magician ini. Rumah-rumah di Kota Mushroom Kingdom ini seperti jamur, aa yang besar dan adapun yang kecil. Disini juga terdapat hotel, toko-toko seperti toko obat-obatan, peralatan, dan lainnya. Ada sedikit yang berbeda dari desa yang kami temui. Bahwa, toko obat-obatan yang kami temui itu menjual Mushroom dan Syrup saja.
Sementara peralatan yang dijual disini hanyalah terdiri dari Palu, Sapu Tangan, dan Pistol saja. Sapu Tangan ini dipakai untuk siapa saja, palu di pakai hanya untuk diriku dan Pistol digunakan oleh Abdul. Kami sempat belanjaa ditempat itu. Tapinya, transaksi uang ditempat ini berbeda sekali. Kalau di daerah Magician menggunakan Rp, sementara di Mushrrom Kingdom menggunakan Coin. 1 Coin itu setara dengan Rp, 500. Walau memang baru pertama kali aku ditempat itu, maka kami memanggap bahwa nominal transaksi uang itu sungguhlah besar. Jadinya, untuk menukarkan uang dari Rp menuju Coin, kami mentraksassikannya melewati Bank yang ada di tempat itu. Setealh itulah kami mebeli barang-barang yang ada ditempat itu. Kemudian saat kami berkeliling di tempat itu.

Di tempat ini, jalannya terbuat dari semen yang dihiasi jamur dan bintang, lalau dipinggiran situ terdapat tanah yang di tutupi oleh rumput, dan juga pepohonan yang berada pada sisi jalan. Adapun sungai yang batasnya diberikan pagar yang indah dan begitu juga pernik-pernik dinding yang indah. Jalanannya juga luas, dan permahan ini seperti rumah yang dibuat perblock. Ada kolam, danau, dan lain-lain. Memang begitu banyak kalau kita menjelajah tempat itu. Selama menjelajah, kami menemukan uang yang bernominal Coin, lalu obat-obatan tersembunyi yang ada di pot bunga. Tapi ada hal yang aneh, saat kami berada di lapangan di Kota Mushroom Kingdom, aku melihat ada 3 kotak melayang. Kami bingung denagn kotak melayang itu. Ada orang mengatakan bahwa kotak tersebut merupakan kotak harta yang melayabng yang caranya kita harus menyundulnya dari bawah. Tapi kalau aku menyundul menggunakan kepala justru kepalaku menjadi benjol. Tapi dengan menggunakan kepalan tangan dan menyundul, tidak akan terasa sakit sama sekali. Dan kotak yang kami sundul itu, terdapat Peralatan berupa Sapu Tangan, Uan, dan Obat-obatan beruapa 2 Jamur dan 2 Syrup. Kotak melayang ini bentuknya seperti kubus dan terdapat tanda di kotak itu, yaitu tanda tanya. Kotak itu berwarna kuning, dan ssetelah disundul, kotak itu tidak terdapat tanda tanya lagi. Melaainkan kotak tersebut berupa menjadi coklat dan tidak terdapat tanda tanya lagi. Kami mencaari kotak spesifik seperti ini di kota ini dan kami menemukan beberapa di Samping ujung kanan kota ini dan juga beberapa terdapat di dekat gerbang menuju istana ini. Menngenai jumlah penduduk di desa ini memang tergolong banyak, aktivitas yang mereka lakukan itu diantaranya berjalan-jjalan, bermain, mengobrol sambil nongkrong dan sambil melihat pemandangan indahnya sungai di kota Mushroom Kingdom. Beberapa orang saat kami berbicara denagn mereka, mereka membicarakan kebanyakan mengenai kehidupan mereka, kota ini, dan juga beberapa tentang sifat dan dunia di dunia Magician ini. Adapun juga orang yang membicarakan mengenai monster di dunia ini bahwa monster ini kebanyakan terbilang kecil dan mudah untuk dikalahkan dengan kekuatan pedang dan pistol yang kami miliki. Ada juga orang yang mengatakan bahwa di kota ini sering tertolong dengan adanya tukang ledeng dan Sang legenda Jumping man dari marabahaya yang ada di kota ini. Tapi orang tersebut tidak mengatakan siapakah orang tersebut. Inilah yang menimbulkan misteri bagiku.

Setelah menjelajah dan bertanya kepada semua orang. Kami berlanjut ke gerbang menuju ke istana Mushroom Kingdom. Sayagnya, kami tidak bisaa ke kedalam istana aitu karena tidak diperbolehkan oprang asing untuk masuk ke dalam istana kecuali tanpa sseizin dari Princess Peach. Mungkin aku tidak bisa menjelajah kesana. Namun lebih dari keinginan itu. Aku dan Abdul ingin menjelajah di luar kota Mushroom Kingdom itu.

Kami keluar dari kota Mushroom Kingdom itu melewati jalan yang ada di Samping Paling kiri kota Mushroom Kingdom. Suasan yaang indah di luar Kota Mushroom Kingdom ini. Terdapat rerumputan sekaligus pemandangan gunung berbentuk silinder yang mempunyai mata di atas gunung dan bukan di puncaknyua. Begitupun dengan gunung silinder yang begitu kecil. Pepohonan kecil berbentuk silinder juga ada ditempat luas ini, semak-semak kecil dan besar. Tapi terdapat buah-buahan di semak itu. Adapun semak kecil yang hanya terdapat bunga yang tumbuh. Ada beberapa hal lain yang aku lihat disitu, ada pipa besar di setiap aku berjalan dan jarak antara pipa lain memang cukup berjauhan. Monster yaang berkeliaran di tempat itu adalah Goomba, dan Koopa. Goomba adalah Monster kecil berbentuk Jamur yang berwarna coklat. Musuh ini mudah di kalahkan dalam 1-3 kali tebasan. Lebih mudah daripada musuh di Grassland dan Restaired. Koopa adalah musuh yang berbentuk kura-kura, musuh ini punya pelindung di punggungnya walau di serang monster ini kesakitan juga. Tapi terkadang dia sering mengeluarkan teknik tempurungnya agar bisa menyerang ke kami selain menyerang biasa yang menggunakan tangan. Musuh ini juga mudah dikalahkan walau dia sering berlindung dengan tempurungnya itu. Kami berjalan di tempat itu. Di arah barat laut yang jaraknya tidak jauh dari Kota Mushroom Kingdom terdapat rumah yang dipenuhi oleh pipa di sekelilingnya, dan rumahnya seperti rumah kayu. Saat kami pergi kesana, kami tidak melihat seseorang yang ada di sana. Sepi dan sunyi, tetapi rumah tersebut tidak terkunci. Kami memasuki kamar itu, kamar ini terdiri ruang tamu dan tempat tidur. Wlaau memang sempit, tetapi mengapa disni banyak sekali pipa-pipa yang ada ditempat ini ? Aku mencoba untuk menjelajah kamar rumah itu, namun tnapa sengaja terdapat kamar rahasia yang menuju ke bawah tanah. Kami menuju kesana. Dan disitu terdapat 2 orang yang sedang bekerja membuat ledeng ataau pipa di bawah tanah. Orang yang terdapat di tempat itu melihat kami secara kaget dan panik. Mereka lari tiak jelas dan terbirit-birit seperti orang ketakutan. Aku dan Aabdul meneriakkan mereka untuk berhenti. Abdul menyalakan lampu bawha tanah rumah ini. Dan ternyata mereka berdua merupakan Kakak beradik yang sedang membuat ledeng dan menggunakan pakaian merah dan hijau. Aku berkenalan dengan mereka. Mereka ialah Mario dan Luigi. Orang yang dianggap sebagai tukang ledeng dan Sang Lengedaris Jumpaman. Aku sempat berbicara dan berkenalan denagnnya, mereka ternyata juga dianggap sebagai penolong di kota Mushroom Kingdom. Mario merupakan orang yang menggunakan pakaian berwarna merah dan Luigi merupakan orang yang menggunakan pakaian berwarrna Hijau, ukuran tinggi mereka, Luigi lebih tinggi dari Mario. Dari topi yang mereka gunakan, wannrnya sama dengan pakaian mereka. Walau untuk Mario terdapat tulisan M di tengah topi dan Luigi teraapat tulisan L di tengah topi itu. Mereka juga menggunakan kaos pakaian yang lain yang berrwarna biru. Jadi seperti mereka menggunakan kaos oblong berwarna biru dan menggunakan baju jas H berwarna sesuai dengan warna yang mereka tentukan. Mereka berdua mempunyai kumis dan tidak berjenggot. Mario lebih gemuk daripada Luigi. Cukup mudah melihat dan mengetahui fisik mereka tergantung pakaian dan tubuh mereka.

Aku berbincang mengenai kehidupan mereka dan kejadian yang mereka alaami selama mereka hidup dan menetap di wilayah kerajaan jamur ini. Mereka bercerita hingga membuatku ngantuk dan sementara itu Abdul masih meanggapi dan memahami cerita mereka itu. Walau konyolnya, saking aku mengantuk aku di getok oleh mario karena aku tidak mendengarkan cerita mereka. Akhirnya aku terbangun dan langsung mendengarkan cerita mereka. Banyak sekali kejadian yang mereka alami selama mereka menetap di kerajaan Mushroom Kingdom ini. Baik dari mereka kecil hingga sekarang.

Pada saat selesai cerita dari mereka, tiba-tiba ada seseorang mengetok pintu secara cepat dan memanggil Mario dan Luigi. Orang yang mengetok pintu tersebut merupakan warga yang ada di Kota Mushroom Kingdom. Orang tersebut kelihatan terburu-buru takut, dan panik. Mario menanyakan orang tersebut mengapa dia dalam kondisi seperti itu. Orang tersebut menjawab bahwa Kota Mushroom Kingdom dalam kondisi berbahaya karena ada Bowser yang sedang menyerang kota itu dan ingin menculik Princess Peach. Akhirnya, aku, Abdul, dan 2 tukang ledeng bersaudara itu mulai bereaksi dan menuju ke Kota Mushroom Kingdom.

Beberapa saat kemudian, kami tiba di Kota Mushroom Kingdom. Kota tersebut diserang oleh Prajurit Goomba dan Prajurit Koopa, banayk sekali warga yang ada di kota itu ditangkap oleh Para Prajurit itu. Namun, kami tidak tinggal diam. Kami membebaskan mereka sambil menyerang para prajurit itu. Melawan Prajurit Goomba dan Prajurit Koopa ini lumayan sulit dibandingkan sebelumnya. Karena mereka menggunakan pakaian ala prajurit yang berjenis pakaian besi. Kami tterus berkeliling kota tersebut dan menyelamatkan warga disitu dari tahanan Prajurit. Adapun beberapa warga memberikan kami berupa uang, dan obat-obatan karena telah menyelamtkan mereka. Setelah kami menghabisi seluruh Prajurit yang ada ditempat itu dan menyelamatkan warga disitu. Kami langsung menuju ke Istana Mushroom Kingdom untuk menuju ke tempat Princess Peach dan Bowser berada.

Di dalam istana Mushroom Kingdom, kami harus ke tempat Princess Peach berada. Namun karena isi Istana ini sungguhlah luas, jadinya aku dan Abdul tidak tahu dimana lokasi tempat Princess Peach berada. Untungya 2 tukang ledeng itu, Mario dan Luigi tahu tempatnya. Jadinya, kami mengikuti jalan mereka. Sesampainya di lokasi. Kami melihat Princess Peach ketakutan melihat Bowser yang mendekati dirinya. Inilah akting dan percakpan antara Aku, Abdul, Mario, Luigi, Princess Peach, dan Bowser.

Bowser : “Bwahahahaha, sekarang kamu tidak bisa kemana-mana lagi.”
Peach : “Oh tidak.. jangan mendekatiku.. aku tak mau kamu lagi.”
Mario : “STOP !!!!”
Bowser : “Siapa itu ???”
Mario : “It’s me, Mario.....”
Luigi : “And me Luigi.......”
Bowser : “Mwahahaha, ternyata kalian datang juga di saat yang tepat Si merah dan kumis berbaju hijau yang aku lupa namanya.”
Mario : “Hey hentikan niat jahatmu itu !!! Ada apa kamu mau kesini lagi ???”
Bowser : “Hah..... Seperti biasa. Aku ingin mendapatkan dia dan ingin menjadikan jodoh di masa depanku. Keinginanku hancur gara-gara ulah kalian yang selalu menghalangiku dan mengalahkanku setiap apa yang aku inginkan.”
Mario : “Kau memang tidak ada bosannya melakukan hal jahat.”
Bowser : “Bwahahahaha, kali ini rencanaku tidak ada seorangpun yang bisa menghalangiku, termasuk KAU 2 saudara idiot. PRAJURIT !!!!”

Bowser terus memanggil Prajuritnya namun terus kali dia panggil-panggil hingga dia kelelahan.

Bowser : “Prajurit !!!!”
Bowser : “Prajurit ?”
Bowser : “Prajurit ?!?!?!”
Bowser : “PRAJURIT !!!!!!!!”
Bowser : “P-R-A-J-U-R-I-T !”
Bowser : “Prajurit... main yuk.....”
Bowser : “WOY PRAJURIT, DIMANA KUPING KALIAN ?!?!?”
Mario : “Kau nyari prajurit ? Kami telah menghabisi mereka.”
Luigi : “Iya... dan sekarang kamu gak bisa merencanakan sesuatu.... YIPPIE !!!!”
Bowser : “MUSTAHIL, pada prajuritku itu ialah anti lompatan dari kalian. Bagaimana kalian bisa mengalahkan Prajuritku ?????”
Mario : “Tentunya, dengan bantuan teman kita ini. Ya gak Luigi ?”
Luigi : “Yep yep, inilah 2 temanku yang telah membantuku. Dia adalah Dwi dan Abdul.”
Dwi : “Hey kura-kura, salam kenal. Haha... aku tau, rencanamu pasti gagal.”
Abdul : “Kau sekarang tidak berkutik lagi. Dan kamu tidak punya rencana lagi.”
Bowser : “Keparat !!!! Rencanaku gagal. Sial.....”
Bowser : “Hey.... aku punya ide... haha kali ini kalian berempat tidak bisa menghalangiku lagi. Aku akan melawan kalian.”
Dwi : “Okay, lawanlah aku semampu kamu.....”
Abdul : “SIIP, aku dah siap, bagaimana denagn kalian ?”
Mario dan Luigi : Okay !!!”
Peach : “Berjuanglah para Pahlawanku.”
Bowser : “BWARGH !!!!”
Mario : “Here we go !!!”
Luigi : “Oki doki.”

Akhirnya pertaruangan hebatpun dimulai antara Aku, Abdul, dan 2 tukang ledeng dengan Bowser. Serangan yang dilakukan Bowser kepada kami ialah Fire Breath dan Kepalan Tangan. Kami mudah melakukan penyerangan kepada dia karena Bowser meiliki badan yang besar dan sangat lambat untuk bergerak. Walau serangan Kepalan Tangannya itulah yang berbahaya dan Fire Breath yang mudah di hindarkan. Kami terus melwananya hingga dia dalam kondisi kritis. Dalam kondisi kritis ini, Bowser merasakan dan dia mengeluarkan teknik barunya, yaitu dia berubah menjadi Bola Berduri. Ya.... dia kura-kura berduri yang berbedan besar namun badannya bisa membentuk seperti bola. Serangan seperti memang cukup berbahaya karena dia bisa menggelinding dirinya sendiri denagn kecepatan yang penuh sehingga dia berusaha untuk melukai diri kami denagn duri yang tajam tersebut. Sulit juga di hindarkan dan agar kami tidak terluka. Aku dan Abdul menyerang secara bersamaan dengan senjaata yang akmi gunakan sementara utnuk Mario dan Luigi dia hanya bisa menghindar dengan keahlian lompatan mereka. Dengan usaha seperti ini, Bowser dapat dikalahkan walau kami sempat terkena luka dari serangan dia.

Bowser kalah dalam pertarungan dan merasa kesakitan akibat serangan dari kami. Akhirnya pertaruangan dimenangkan oleh kami dan kami merasa bahagia atas kemenangan ini. Princess Peach terselamatkan dari ancaman Bowser. Dalam kesenangan atas kemenangan ini, tiba-tiba sesuatu dari pintu belakang ruang Ratu muncul secara tiba-tiba dan merusak pintu itu. Dan itu ialah teman-teman Bowser. Mereka berjumlah 7 ekor. Mereka ialah mahluk yang serupa dengan Bowser namun ukuran badannya sedikit kecil dari Bowser. Mereka datang ke tempat ini ingin menolong Bowser dari ancaman kami. Bowser merasa tertolong dengan hal ini. Sehingga kekuatan mereka menjadi satu dan melakukan penyerangan kepada kami yang tiada habisnya. Kami kewalahan denagn serangan mereka dan variasi teknik dan sihir mereka hingga membuat kami kelelahan dan dalam kondisi kritis yang membuat kami tidak bisa melakukan apa-apa. Akhirnya, Princess Peach berhasil diculik oleh Bowser dan mereka hilang begitu saja dengan sihir yang dipakai oleh salah satu teman Bowser. Sebuah kekalahan mutlak yang dimiliki oleh kami akibat di keroyok massal oleh serangan mereka. Tapi, Mario dan Luigi merasa kesal dan dendam dengan ulah Bowser yang selalu menculik Princess Peach. Sehingga mereka tidak tinggal berdiam diri dari rasa sakitnya itu. Melihat mereka semangat, kami juga sama. Kami dan mereka bersemangat untuk menyelamatkan Peach dari ulah jahat Bowser dan teman-temannya. Tapi aku tidak tahu kemana mereka pergi. Mario menjawab pertanyaanku bahwa biasanya mereka pergi ke Istana Bowser..Untuk menuju kesana saja, jarak antara kota Mushroom Kingdom dan Istana Bowser cukup jauh. Mereka tahu arah dan lokasinya untuk menuju kesana walau kita terpaksa untuk jalan kaki. Memang, yang namanya seorang petualangan tidak selalu menggunakan kendaraan. Seorang petualang berpetualangan dengan langkah kakinya sendiri. Akhirnya, denagn persiapan yang cukup, kami berangkat menuju Istana Bowser.

Berlanjut ke Adventure of Deja Vu Part 3

Komentar

Postingan Populer