Cara Membuat Tabel Tabulasi Silang Lebih Dari Dua Dimensi di SPSS

Pada umumnya, tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi merupakan bagian dari tabel frekuensi yang digunakan untuk menentukan jumlah observasi dari kombinasi dua variabel atau lebih. Postingan sebelumnya saya membahas mengenai cara membuat tabel tabulasi silang untuk dua dimensi di SPSS. Pada postingan ini saya akan membahas mengenai cara-cara membuat atau menampilkan tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi lebih dari dua dimensi dengan menggunakan SPSS.



Perlu diketahui bahwa cara membuat tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi dengan menggunakan SPSS dapat menggunakan menu Analyze > Descriptive Statistics > Crosstab. Cara ini bisa menampilkan tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi untuk ukuran dua dimensi dan ukuran lebih dari dua dimensi. Cara-cara tersebut akan dijelaskan dalam postingan ini.

Sebelum kita melakukan pengolahan data mengenai cara membuat tabel tabulasi silang lebih dari dua dimensi menggunakan SPSS, berikut merupakan contoh mengenai gambaran umum mengenai gambaran umum mengenai mahasiswa yang kuliah di suatu kampus serta keinginan untuk lanjut S2.


Minat Fakultas Gender Keinginan S2
IPA MIPA Pria Iya
IPA MIPA Pria Iya
IPS Pendidikan Wanita Tidak
IPS MIPA Pria Tidak
IPA Sastra Pria Iya
Bahasa Sastra Wanita Tidak
Bahasa Manajemen Wanita Tidak
Agama Manajemen Wanita Iya
IPS MIPA Pria Tidak
Bahasa MIPA Wanita Iya
IPA Pendidikan Wanita Tidak
Agama Manajemen Wanita Iya
IPS Pendidikan Pria Iya
Bahasa MIPA Pria Iya
IPS MIPA Pria Tidak
Agama Pendidikan Wanita Tidak
Agama Pendidikan Pria Tidak
IPS MIPA Pria Iya
Bahasa MIPA Wanita Tidak
IPA Manajemen Pria Iya

Untuk menginput data diatas, terlebih dahulu input data pada Variable View seperti pada gambar dibawah ini:


Dengan keterangan value label sebagai berikut:
Minat:
1 = IPA
2 = IPS
3 = Bahasa
4 = Agama

Fakultas:
1 = Pendidikan
2 = Manajemen
3 = MIPA
4 = Sastra

Gender:
1 = Pria
2 = Wanita

Keinginan S2:
1 = Iya
2 = Tidak

Kemudian, menginput data pada data view sebagai berikut:


Jika isi sel tabel yang anda inginkan seperti yang saya contohkan pada postingan ini berupa tulisan, anda bisa mengeklik menu View > Value Label. Maka akan muncul tulisan di dalam sel tabel seperti pada tabel berikut:

Sebagai contoh, anda ingin mengetahui jumlah mahasiswa berdasarkan minat, fakultas, dan jenis kelamin dari data tersebut. Anda dapat menampilkan tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi lebih dari dua dimensi di SPSS dengan mengeklik menu Analyze > Descriptive Statistics > Crosstab seperti langkah yang ada pada langkah menampilkan tabel tabulasi silang dua dimensi di SPSS. Masukan variabel minat di kotak Row(s), kemudian masukan variabel kolom di kotak Column(s), dan masukkan variabel jenis kelamin di kotak Layer 1 of Layer 1 seperti contoh pada gambar dibawah. Kemudian tekan tombol OK.

Maka muncul output SPSS mengenai tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi tiga dimensi atau tiga arah sebagai berikut:

Dari hasil output diatas merupakan hasil keluaran untuk tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi tiga dimensi atau tiga arah menggunakan SPSS. Tabel tersebut menggambarkan jumlah mahasiswa yang bergender pria dengan minat SMA berasal dari IPS yang berkuliah di fakultas MIPA sebanyak 4 mahasiswa, jumlah mahasiswa yang bergender wanita dengan minat SMA berasal dari Agama yang berkuliah di fakultas Manajemen sebanyak 2 mahasiswa, dan lain sebagainya untuk intepretasi yang lain sesuai dengan kebutuhan penjelasan. Hasil output SPSS mengenai tabel tabulasi silang diatas dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan, bahkan jika anda ingin hasil output berupa persentase frekuensi bisa dilakukan dengan langkah mengeklik menu Analyze > Descriptive Statistics > Crosstabs > Cells > Unceklis pada Observed pada kotak Counts dan Ceklis Total pada kotak Percentages.

Bagaimana caranya apabila kita ingin menampilkan tabel tabulasi silang empat dimensi atau empat arah dengan menggunakan data tersebut? Berapakah jumlah mahasiswa yang berkeinginan melanjut kuliah S2 bergender Pria yang berasal dari minat SMA IPS dan kuliah di fakultas MIPA? SPSS dapat melakukan pengolahan data tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi berukuran empat dimensi atau empat arah, bahkan berukuran lebih dari empat dimensi dapat dilakukan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan sama dengan langkah menampilkan tabel tabulasi silang tiga dimensi atau tiga arah, perbedaannya adalah terletak pada bagian pemasukan variabel pada layer. Sebelumnya kita memasukan variabel "Gender" di kotak Layer. Untuk menampilkan tabel tabulasi silang empat dimensi, maka setelah memasukan variabel Gender di kotak Layer, klik Next pada kotak Layer dan memasukan variabel "Keinginan S2" di kotak Layer seperti pada gambar dibawah. Kemudian klik OK.



Hasil output SPSS dari proses diatas ditunjukkan pada Gambar dibawah ini


Dari hasil output diatas menunjukkan hasil keluaran SPSS mengenai tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi berukuran empat dimensi atau empat arah. Hasil tersebut telah menjawab jumlah mahasiswa yang berkeinginan melanjutkan S2 dengan gender Pria yang berasal dari minat SMA IPS dan kuliah di fakultas MIPA, yaitu sebesar 1 orang. Selain itu, kita juga bisa melihat bahwa jumlah mahasiswa yang tidak memiliki keinginan kuliah S2 bergender Pria dengan minat SMA IPA dan kuliah di fakultas MIPA sebanyak 3 orang. Banyak intepretasi yang bisa dijelaskan dari output SPSS tersebut tergantung keinginan dan kebutuhan yang diminta.

Tabel tabulasi silang atau tabel kontingensi pada umumnya sering digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai jumlah frekuensi dari kombinasi dua atau lebih variabel atau faktor kategori. Selain itu tabel tabulasi silang bisa digunakan untuk pengujian statistika seperti uji Chi-Square dan beberapa metode analisis data kategorik lainnya.

Demikian postingan saya mengenai cara-cara membuat tabel tabulasi silang lebih dari dua dimensi dengan menggunakan SPSS. Semoga bermanfaat.

Komentar

Postingan Populer